PERNIKAHAN ADAT JOGJA PUTRI MUSLIM TANPA PAES

Perkawinan merupakan dambaan dalam hidup setiap orang, dan merupakan siklus penting dalam kehidupan manusia. 

rias pengantin jawa, rias jawa tanpa paes, rias pengantin jawa

Akad Jogja Putri Muslim Tanpa Paes

Dalam adat Jawa, inti upacara pernikahan adalah dimulai dengan sungkeman mohon doa restu calon pengantin kepada orang tua yang dilanjutkan dengan upacara siraman, sebagai bentuk dari pembersihan diri atau penyucian diri. Dilanjutkan dengan akad nikah yang disusul dengan panggih. Dalam upacara panggih, pengantin menjadi pusat perhatian dari tamu undangan, karena dapat di ibaratkan sebagai raja sehari. Pengantin dirias sedemikian rupa supaya berbeda dengan kesehariannya dan disesuaikan dengan kedudukannya sebagai raja sehari.

 

pengantin muslim nasional, pengantin muslimah, pengantin muslimah nasional

Manusia dianggap telah sempurna hidupnya jika telah menikah atau berkeluarga. Dalam kehidupan pernikahan diharapkan terbentuk suatu keluarga baru yang memiliki keturunan sebagai generasi penerus dalam keluarga tersebut

Dan menikahlah dengan yang semacam ini

 

pengantin jawa jogja, akad jawa jogja putri tanpa paes, pengantin jawa jogja tanpa paes

Dari jaman Sultan HB I hingga Sultan HB VIII, Paes Ageng ini hanya boleh dikenakan kerabat kerajaan, baru pada masa pemerintahan Sultan HB IX (1940), beliau mengijinkan masyarakat umum memakai busana ini dalam upacara pernikahan.

 

 

Tag : pengantin jawa jogja, akad jawa jogja putri tanpa paes, pengantin jawa jogja tanpa paes, pengantin muslim nasional, pengantin muslimah, pengantin muslimah nasional, rias pengantin jawa, rias jawa tanpa paes, rias pengantin jawa, kebaya pernikahan muslimah, kebaya pengantin muslim, akad nikah, pengantin jogja putri tanpa paes, pengantin jogja jawa tanpa paes, pernikahan jawa muslim, pernikahan jawa muslimah

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “PERNIKAHAN ADAT JOGJA PUTRI MUSLIM TANPA PAES”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Category: